Listrik

Tarif Listrik 8 Golongan alami Fluktuatif Mengikuti Harga BBM

Minggu, 15 Maret 2015 - 23:48:14 WIB | dibaca: 605 pembaca | komentar: 55

KE - Tarif asar Listrik TDL untuk 8 golongan bisa berfulktuasi layaknya harga bahan bakar minyak (BBM) karena tiga faktor yang ditentukan Pemerintah. "Di kesimpulan rapat DPR kan sudah ada formula adjustment. Di mana ICP (Indonesian Crude Price) dari Dirjen Migas, lalu kurs dollar Bank indonesia, dan Inflasi ... [selengkapnya]

Ekspor Batu bara Besar besaran akan Memperparah Krisis Listrik

Minggu, 15 Maret 2015 - 23:40:02 WIB | dibaca: 292 pembaca | komentar: 15

KE - Anggota Komisi VII DPR RI Ramson Siagian mengatakan kebijakan pemerintah mengekspor batu bara secara besar-besaran dikhawatirkan akan membuat Indonesia mengalami krisis energi untuk pembangkit listrik dikemudian hari. "Pemerintah harus melindungi energi batubara dan gas kita," ujar Ramson di acara ... [selengkapnya]

Arifin Panogoro: Indonesia Sedang Dalam Kondisi Bencana Energi

Sabtu, 14 Maret 2015 - 23:59:59 WIB | dibaca: 225 pembaca | komentar: 3

KE -  Indonesia tengah berada dalam kondisi bencana energi. Namun, kondisi buruk ini bukannya tak ada solusi. Hal tersebut diungkapkan oleh pendiri PT Medco Energi Internasional Tbk Arifin Panigoro. Dalam diskusi di hari ulang tahunnya ke-70, Arifin mengungkapkan Indonesia memiliki anugerah alam untuk menjawab ... [selengkapnya]

Regionalisasi PLN Lahirkan Kartel Liatrik

Sabtu, 14 Maret 2015 - 22:19:55 WIB | dibaca: 193 pembaca | komentar: 1

KE - Regionalisasi PLN yang akan segera diajukan oleh Dewan Energi Nasional (DEN) kepada Presiden Joko Widodo. Hal ini, menurutnya, akan mempermudah masuknya perusahaan asing untuk menguasai kelistrikan yang ada di Indonesia. Hal ini akan membuat swasta dapat menguasai sektor ketenagalistrikan nasional. Bahkan, ... [selengkapnya]

Indonesia Perlu Cadangan Listrik sebesar 30 persen

Jumat, 13 Maret 2015 - 13:40:23 WIB | dibaca: 312 pembaca | komentar: 12

KE - Semakin berkembangnya masyarakat maka kebutuhan akan energi juga semakin besar. Jika kebutuhan akan energi tidak terpenunhi maka akan muncul krisis energi listrik yang akan menghambat perekonomian. Padahal, semakin maju perekonomian negara, semakin banyak juga pasokan listrik yang diperlukan. Menurut Direktur ... [selengkapnya]

90 Persen Komponen Pembangkit Listrik Masih Impor

Jumat, 13 Maret 2015 - 13:28:43 WIB | dibaca: 360 pembaca | komentar: 31

KE - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. mengatakan Hampir 90 persen komponen pembangkit listrik di Indonesia diimpor dari luar negeri. Sangat disayangkan, pasalnya setelah sekitar 100 tahun instalasi kelistrikan dibangun di Indonesia, negri ini masih sebagai konsumen produsen listrik. "Cukuplah kita belajar satu ... [selengkapnya]

PLTN Solusi Cepat Atasi Kebutuhan Listrik yang Terus Meningkat

Kamis, 12 Maret 2015 - 13:43:24 WIB | dibaca: 364 pembaca | komentar: 12

KE - Pro dan kontra soal pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terus bergulir untuk menjadi sumber listrik alternatif di Indonesia. Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, nuklir merupakan satu-satunya cara cepat untuk memenuhi kebutuhan listrik yang besar. "Walaupun selalu menjadi kontroversi, soal nuklir ... [selengkapnya]

Pemerintah Diminta Siapkan Infratruktur untuk Program Listrik 35 ribu MW

Kamis, 12 Maret 2015 - 13:13:12 WIB | dibaca: 679 pembaca | komentar: 5

KE - Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) meminta kepada pemerintah untuk menyiapkan pembangunan infrastruktur listrik untuk mendukung terwujudnya program tersebut. "Sejalan dengan rencana pemerintah, yaitu program 35 ribu MW, transmisi, gardu induk, dan jaringan distribusi harus disiapkan," kata Ketua ... [selengkapnya]

PLN Diminta Tidak Terlalu Pelit untuk Ganti Rugi Lahan

Kamis, 12 Maret 2015 - 13:09:17 WIB | dibaca: 197 pembaca | komentar: 6

KE - PT PLN dan investor swasta diminta untuk tidak terlalu pelit memberikan ganti rugi kepada masyarakat sekitar dalam pembangunan pembangkit listrik. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah memiliki agenda pembangunan proyek kelistrikan sebesar 35 gigawatt (GW), di mana sebanyak 10 GW akan ... [selengkapnya]

Pemerintah Beri Insentif Bagi Investor Listrik

Kamis, 12 Maret 2015 - 13:05:26 WIB | dibaca: 216 pembaca | komentar: 7

KE - Pembebasan bea masuk komponen pembangkit listrik merupakan insentif dari pemerintah kepada para investor yang bersedia untuk berinvestasi dibidang kelistrikan. Menurut Kepala Seksi Pembebasan III Direktorat Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai, Fuad Muftie, bonus itu diberikan untuk mengejar target pembangunan ... [selengkapnya]